Rabu, 03 Desember 2008

CINTA, DILEMA ANTARA FITRAH DAN FITNAH

Oleh:DFYS


“Jatuh cinta….berjuta indahnya…”

Nih, dia yang biasa dirasain orang2 yang lagi jatuh cinta. Eh, tapi sebenernya antum2 tau gak sih yang di maksud cinta dan mencintai itu?? Serta hukum2nya dalam islam??
Cinta sering diartiin sebagai perasaan suka baik terhadap lawan jenis maupun hal2 lain. Yang mau ane bahas di sini adalah cinta ama lawa jenis.Keseringan cinta pada lawan jenis di mulai karean adanya VMJ (Virus Merah Jambu).
Sebagai anak Rohis, antum2 pasti tau lah yang namanya VMJ, itu loh yang bikin orang2 pada pacaran.
Emang sih anak Rohis pasti tau yang namanya pacaran ntu gak boleh, tapi walaupun pacaran ntu gak boleh, gimana dengan mencintai lawan jenis yang bukan mahram? Apa ntu juga haram?
Rupanya masih banyak juga loh anak Rohis yang salah kaparah ama konsep cinta ini. Mereka menyangka bahwa gak apa2 menyintai lawan jwnis yang bukan muhrim, asal gak pacaran. Tapi, kalau ane rasa sih gak boleh juga, soalnya yang dari dulu yang jadi masalah tu bukan pacarannya, tapi rasa cinta yang masih haram alias blom sah secara syar’i ntu.

Namun, rata2 anak Rohis, (ato orang2 terbina ato anak bukan Rohis ato siapa aja lah), gak tau hal ini (sebagian ada yang tau tapi merasa cuek aja dan enjoy dengan perasaan mereka). Mereka menyangka perasaan yang begitu sah2aja, dan cendrung bersembunyi di balik kata “Fitrah”. “kan Allah udah menetapkan bahwa mencintai ntu dalah fitrah manusia, ya udah , gak salah dong”, paling mereka bilang gitu.
Ya, mencintai memang fitrah manusia, tapi masalahnya adalah kapan waktu yang pantas buat kita untuk mencintai? Apakah setiap perasaan mencintai itu fitrah. Orang yang mau menikah pun belum tentu memiliki cinta yang fitrah.

Apakah cinta yang terjadi sebelum pernikahan/ akad nikah itu masih dapat dikatakan fitrah? Atau malah bias jadi fitnah buat kita?
Nah, sekarang bagaimanakah cinta lawan jenis yang benar menurut Al Qur`an?

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ



“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”(QS. Ar Ruum:21)

Ane coba jelasin dari ayat yang satu ini tentang makna cinta, tapi ni baru penjelasan dari ane aja (cuma jelasin bukan mau jadi penafsir, soalnya bahasa arabnya aj masih bego). Berikut penjelasan ane:

 Yang diciptakan Allah bagi kita (laki2) adalah istri-istri, jadi yang bukan istri kita tidak diciptakan Allah untuk kita.
 Apakah tujuan Allah menciptakan istri2? Agar laki2 merasa tentram hatinya (ingat, ini bagi wanita yang sudah menjadi istri, berarti yang belum menjadi istri tidak akan memberikan ketentraman).
 Nah, tugas istri adalah membuat suami merasa tentram kepadanya, dalam keadaan bagaimana pun, walaupun sang suami sebenarnya tidak mencintai sang istri, begitu juga dengan si istri. Lho, mengapa si istri membuat si suami tentram sementara tidak mencintainya? Itu semua karena perintah Allah pada ayat diatas. Seorang wanita shaleha, tidak lah berbakti pada suaminya karena cinta pada suaminya, melainkan karena cinta pada Allah.
 Nah, apakah keadaan yang begini akan berjalan terus? Tidak, sebab Allah akan menggantikan rasa kepatuhan sang istri atas suami dan rasa tanggung jawab suami kepada sang istri menjadi rasa kasih dan sayang,(ingat!!! Rasa kasih dan sayang, bukan cinta. Karena pada ayat itu dikatakan mawaddatan wa rahmatan (rasa kasih dan sayang), dan bukan mahabbah (cinta).
 Jadi, cinta dan fitrah yang sebenar-benarnya adalah cinta kepada Allah

Nah, untuk antum2 yang belum terkena yang namanya VMJ, ane punya tips2 untuk mencegah itu.
 Yakinilah bahwa ALLAH adalah satu2nya Ilah yang wajib kau cinta
 Perbanyaklah berpuasa, karean puasa dapat membimbing secara rohani dan jasmani.Secara rohani, antum akan terbiasa dekat ama Allah, jadi gak mungkin macem2 (itu juga klo puasanya ikhlash). Dari segi jasmani, dalam keadaan lemas dan lelas karean berpuasa, gak mungkin ada orang yang kurang kerjaan mikir yang macem2.
 Rajin ikut mentoring (asal mentor ato murabbi nya juga jangan kena cinta fitnah)

Dan untuk antum2 yang ngerasa udah kena (merasa ajalah lah, gak usah pake dituduh2 lagi…), ane jua punya obatnya, tapi sebaik-baiknya obat cuma Allah lah penyembuh yang terbaik.
 Jadikanlah Allah sebagai Ilah dan cintamu
 Yakinilah Allah yang menciptakanmu saja yang tau tentang dirimu. Allah tidak akan memberikan rasa cinta (fitrah) jika engkau belum mampu menikah. Terbukti banyak orang yang udah punya perasaan itu tapi gak bisa atau belum bisa menikah. Itu berarti belum sanggup menerima fitrah itu. Segala sesuatu yang dari Allah akan dating tepat pada waktunya. Sekarang apakah yang antum rasakan itu dari Allah atau hiasan nafsu semata?
 Yakinilah Allah itu melihatmu dan cemburu jika antum mencintai yang lain diluar hukum yang telah ditetapkan-Nya.
 Tetep kayak yang di atas, puasa.
 Bagi yang udah mampu, ya udah, nikah aja (tapi ni bagi yang bener2 mampu, jangan dipaksain bagi yang blum mampu)

Ingat!!,, menyandang nama anak Rohis atau orang2 terbina, aktivis atau apa aja lah, tidak berarti bebas dari dosa, malah akan jadi rawan dosa, sebab kita telah mengetahui lebih dulu dari orang lain.waspadalah!!!waspadalah!!!! Selengkapnya...

Rabu, 26 November 2008

KETIKA IMAN HANYA SEBATAS JABATAN

Assalamu 'alaikum...

Saya nulis artikel ini berdasarkan keprihatinan dan pengamatan saya atas kondisi muslimin dan muslimat terutama di lingkungan SMK Telkom Medan.
Komunitas Rohis Smk Telkom Medan tempat ane pernah berorganisasi, mengenal adanya suatu virus berbahaya bernama “Virus Merah Jambu (VMJ)”.VMJ kebanyakan menyerang para remaja yang disebabkan seringnya melakukan Ikhtilat dan Khalwath

Akibat dari VMJ adalah adanya hubungan yang tidak sah secara agama antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang bukan Mahram (alias terjadi yang namanya pacaran).

Tapi dibalik VMJ ntu ada lagi virus yang jauh lebih berbahaya yang jarang terlihat dan diantisipasi oleh anggota Rohis, nama virus ini adalah “Ketika Iman hanya sebatas jabatan”.Virus2 ini banyak menyerang para senioran Rohis yang udah gak aktif lagi dan yang ngerasa sok senior, jadi ngerasa gak usah di atur2 lagi (sok kali yaaa???)
Virus ini kadang kala di sebabkan oleh tidak aktifnya lagi anggota rohis yang senior.gejala virus ini adalah sebagai berikut:
• Udah jarang ke mushalah
• Udah jarang ikut mentoring
• Udah jarang shalat dhuha
• Mulai ber-khalwat dan ber-ikhtilat
• Gak malu lagi klo di liat sedang berdua-an ama yang lawan jenis
• Make celana jeans (acem preman aja…!!!)
• Make celana pendek di muka umum (ni bagi laki2)

Dan akibat2 yang di timbulin ntu besar banget,,salah satunya akan menjadi tempat tumbuhnya bibit VMJ, juga akan sampai membuat orang tersebut akan kehilangan iman…

Tapi, ane punya obat ato yah bisa di sebut penangkal lah…biar gak terlalu banyak korban…
 Pertebal iman dan takwa serta teteup ,Istiqomah
 Rajin2 baca Quran…
 Tetep ikut mentoring..
 Dan bagi saudara2 seiman dan seukhuwah, tolong lah klen liat kawan2 klen yang kira2 sikapnya agak aneh, klo bisa ya ditanya kenapa? Ada apa?, klo emang gak bisa juga ya dilaporin ke seniornya, jangan dibiarin aja…

Marilah kita saling menjaga, melindungi , membantu dan menasehati dalam kebaikan, sebab SEMUA MUSLIM BERSAUDARA….

note:
Ikhtilat : bercampur baur antara laki2 dan perempuan yang tidak ada mahram pada suatu tempat (Kecuali dalam majelis ilmu). Ikhtilat hukumnya Haram mutlak.
Khalwat: bersunyi-sunyi antara dua orang yang berlainan jenis yang bukan mahram tanpa adanya ikatan pernikahan.



Selengkapnya...

~ ... bahwa jumlah basmalah pada Al-Quran tetap berjumlah 114 walaupun tidak ada pada Surat At Taubah. Karena terdapat dua basmalah pada Surat An Naml ?

~ ... bahwa Syi'ah Rafidhah menggelari Abu Bakar ra dan Umar ibn Khaththb ra besreta kedua putri mereka (Aisyah dan Hafshah) dengan sebutan laknatullah 'alaihim ?